6 Jenis Petasan Anak 90’an

“Identik dengan apakah bulan puasa itu?”

Kalo ada yang jawab pertanyaan di atas dengan jawaban petasan, maka pasti kalian anak yang besar di tahun 90’an. Hahay. (Termasuk saya sih)

Selepas SD sampai dengan tulisan ini dibuat, petasan dengan daya kejut besar sudah susah banget ditemukan. Syukur syukur kalo masih bisa ketemu petasan model petasan korek, petasan se level petasan banting aja udah nggak pernah saya liat lagi, yang kalo kena badan cuma geli geli doang.

Nah, dalam rangka nostalgia suasana Ramadhan 90’an, saya akan berbagi jenis petasan yang pernah saya mainkan/lihat.

1. Petasan Rawit

Berbodi kecil, tapi jangan salah, suara letusannya lumayan. Ujung sumbunya kecil, sekilas memang mirip dengan cabe rawit. Disarankan pake beygon bakar buat nyulutnya. Teknik terbaik adalah tempel buang, telat dikit itu jari bisa melepuh gara gara meledak di tangan. Sangat riskan nyulut petasan ini pake korek apalagi pake rokok yang masih nempel di mulut. Plis jangan.

2. Petasan double tank

Asal penamaan double tank ini saya kurang paham sejarahnya. Kemungkinan karena suaranya yang keras (lebih keras dari rawit). Jika bicara penampang, petasan ini sekilas agak mirip dengan petasan rawit. Bersumbu pendek, tetapi rata rata mempunyai badan yang lebih besar. Karena sumbu pendek ini, cara sulut paling aman tetap pake beygon bakar.

3. Petasan korek

Petasan yang satu ini paling mudah ditemukan pada jamannya. Badan petasannya mirip banget dengan petasan rawit. Bedanya terletak pada sumbunya. Di petasan korek ini tidak memiliki tali sumbu seperti petasan pada umumnya, digantikan dengan pentolan korek. Jika sudah dinyalakan, maka akan keluar kepulan asap dari badan petasan. Letusan akan terjadi beberapa detik setelah kepulan asap keluar, jadi tidak langsung meletus.

Gara – gara petasan ini pula dulu saya dan teman teman kepikiran buat bermain roulette mercon/petasan. Yang dibutuhkan hanya sebungkus petasan korek dan 2 orang yang cukup bodoh untuk bermain (saya tentu saja termasuk di dalamnya). Petasan yang sudah dinyalakan akan dilempar bolak balik diantara 2 orang tersebut. Seseorang dianggap kalah ketika petasan tersebut meletus ditangannya. Sadis.

4. Petasan Ses Dor

Nama resminya saya nggak tau. Jaman dulu kalo ngomong mau beli petasan ses dor pasti yang jual udah paham. Sesuai namanya, petasan ini akan bersuara sesss panjang dan bergerak dengan efek kembang api di bagian belakangnya sebelum meletus dengan keras. Daya letusnya melebihi petasan petasan yang saya sebut di atas (pernah meledak di tangan saya, jempol saya sampe sobek dan melepuh). Mempunyai sumbu tali. Jika dipasang lidi panjang dibelakang, maka petasan ini akan terbang lurus ke depan. Cocok untuk perang petasan, karena kita dapat mengarahkan petasan ini. Jika tidak dipasang lidi maka kalian harus hati – hati, karena terbangnya jadi tidak bisa diprediksi. salah – salah malah ngejar kalian sendiri.

5. Petasan Gatotkaca

Nah kalo yang satu ini unik. Dia akan meletus 2 kali ketika disulut. Cara mainnya sih tinggal ditaruh di tanah, sulut pakai beygon/korek. Ledakan pertama akan melemparkan sisa petasan ke udara dan kemudian ledakan susulan akan terjadi di udara. Mungkin gara – gara sebagian petasan yang terbang dan meledak di udara ini lah petasan dinamakan petasan Gatotkaca. Pastikan tidak terbalik sewaktu akan menyulut, jika terbalik maka petasan hanya akan meletus di bawah 2 kali. Kasian ntar Gatotkaca-nya, gagal terbang. Gara gara petasan ini saya dikejar satpam SMP saya (nyulut di halaman depan SMP). 😅

6. Petasan bumbung

Sebenarnya sih belum pernah nyulut langsung, dulu pas SD cuma bantuin senior bikin. Bikin?

Yap, ini petasan yang bisa dibikin sendiri. Biasanya sih bikin yang ukuran besar. Untuk penutup ketika acara jalan jalan pagi sehabis subuhan. Daya letusnya paling besar. Saking besarnya, dia akan meninggalkan bekas letusan di tanah pijakannya dan akan menghamburkan kertas kertas pembungkusnya. Seperti hujan kertas.

Jadi yang mana petasan favorit kalian gaessss…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s